Hukum Lam dan Hamzah

هَمْزَةُ الْقَطْعِ

Hamzah Qath

Hamzah yang selalu diucapkan (dibaca) baik saat memulai maupun saat menyambung dengan kata sebelumnya.

Penjelasan Lengkap

Hamzah Qath adalah hamzah yang selalu diucapkan dengan jelas, baik ketika memulai bacaan (ibtida) maupun ketika menyambungkan dengan kata sebelumnya (wasal). Hamzah jenis ini "memotong" (qath) aliran bunyi sebelumnya.

Hamzah Qath ditandai dengan adanya harakat di atasnya (fathah, dhammah, atau kasrah). Pada hamzah qath di tengah kata, hamzah bisa bertindih atau terpisah dari kursi (kursi hamzah).

Kata-kata yang memiliki Hamzah Qath:

  1. Di awal kata: Seperti "akala" (أَكَلَ), "ulaaika" (أُوْلَٰئِكَ), "ilahi" (إِلَٰهِ)
  2. Di tengah kata: Seperti "sa'ala" (سَأَلَ), "bi'sa" (بِئْسَ), "mala'ika" (مَلَٰئِكَة)
  3. Di akhir kata: Seperti "shay'in" (شَيْءًا), "al-qari'ah" (الْقَارِعَة)

Perbedaan dengan Hamzah Washal:

Aspek Hamzah Qath Hamzah Washal
Penulisan Ada harakat Tanpa harakat/tanda washal
Saat ibtida Dibaca Dibaca
Saat wasal Dibaca Dijatuhkan

Contoh penerapan:

  • "fala-aamanu" (فَلَا يُؤْمِنُونَ) - hamzah pada "aamanu" DIBACA karena hamzah qath
  • "qul-a'udzu" (قُلْ أَعُوذُ) - hamzah pada "a'udzu" DIBACA karena hamzah qath
  • Lalu bandingkan dengan "wal-astagfiru" (وَاسْتَغْفِرُوا۟) - hamzah pada "astagfiru" TIDAK DIBACA karena hamzah washal

Contoh dalam Al-Quran

قُلْ أَعُوذُ

qul a'udzu

"Katakanlah: aku berlindung"

Al-Falaq (1)

سَأَلَ

sa'ala

"dia bertanya"

Al-A'raf (143)

مِن شَرِّ

min sharri

"dari kejahatan"

Al-Falaq (2)

Kesalahan Umum

  • ×Menjatuhkan hamzah qath saat wasal (seharusnya tetap dibaca)
  • ×Tidak membedakan dengan hamzah washal
  • ×Tidak mengucapkan hamzah dengan jelas
  • ×Keliru memberi harakat pada hamzah

Hukum Terkait

Pelajari Hamzah Qath dengan Praktik

Gabung dengan mentor lulusan Al-Azhar Cairo untuk belajar Hamzah Qath secara langsung. Koreksi makhraj, praktik bacaan, dan tanya-jawab interaktif.

Chat dengan Mentor