Hukum Mad

ٱلْمَدُّ عَارِضٌ لِلسُّكُونِ

Mad Arid Lissukun

Pemanjangan 2, 4, atau 6 harakat ketika huruf mad di akhir kata berhenti karena waqf.

Penjelasan Lengkap

Mad Arid Lissukun terjadi ketika huruf mad (ا, و, ي) berada di akhir sebuah kata, dan pembaca berhenti (waqf) di kata tersebut. Karena berhenti, huruf terakhir menjadi sukun, sehingga mad bertemu sukun.

Panjang mad arid lissukun bisa 2, 4, atau 6 harakat:

  • 2 harakat: bacaan terpendek (mad asli saja)
  • 4 harakat: bacaan sedang
  • 6 harakat: bacaan terpanjang

Pilihan panjang ini memberikan fleksibilitas bagi qari untuk menyesuaikan dengan napas dan irama bacaan. Jika tidak berhenti (wasal), maka mad dibaca normal (2 harakat).

Contoh dalam Al-Quran

فِيهِ هُدًى

fii-hi hudaa...

"di dalamnya ada petunjuk"

Al-Baqarah (2)

وَٱلصَّـٰلِحَٰتِ

wash-shaalihaat...

"dan amal-amal saleh"

Al-Baqarah (25)

Kesalahan Umum

  • ×Selalu membaca panjang meski tidak berhenti
  • ×Tidak memanjangkan saat berhenti
  • ×Membaca terlalu panjang (lebih dari 6 harakat)

Hukum Terkait

Pelajari Mad Arid Lissukun dengan Praktik

Gabung dengan mentor lulusan Al-Azhar Cairo untuk belajar Mad Arid Lissukun secara langsung. Koreksi makhraj, praktik bacaan, dan tanya-jawab interaktif.

Chat dengan Mentor