Hukum Mad
ٱلْمَدُّ ٱلْأَصْلِيُّ / ٱلثَّبِيعِيُّ
Mad Asli / Mad Thabi'i
Pemanjangan bunyi alif, wawu sukun, atau ya sukun secara alami selama 2 harakat.
Penjelasan Lengkap
Mad Asli (juga disebut Mad Thabi'i atau Mad Asli) adalah pemanjangan bunyi yang paling dasar dalam tajwid. Terjadi pada huruf-huruf mad (ا, و, ي) yang berada dalam kondisi normal tanpa faktor-faktor pemajang lain.
Tiga huruf mad:
- Alif (ا) dengan harakat fathah sebelumnya: dibaca panjang 2 harakat
- Waw sukun (وْ) dengan harakat dhammah sebelumnya: dibaca panjang 2 harakat
- Ya sukun (يْ) dengan harakat kasrah sebelumnya: dibaca panjang 2 harakat
Mad asli selalu dibaca panjang 2 harakat (satu alif). Tidak ada pengecualian untuk hukum ini. Ini adalah dasar dari semua hukum mad lainnya.
Contoh dalam Al-Quran
قَالَ
qaala
"dia berkata"
Al-Baqarah (30)
عَلِيمٌ
'aliim
"Maha Mengetahui"
Al-Baqarah (29)
قُولُوٓاْ
quuluu
"katakanlah"
Al-Baqarah (104)
Kesalahan Umum
- ×Membaca pendek (1 harakat)
- ×Membaca terlalu panjang (lebih dari 2 harakat)
- ×Salah mengidentifikasi huruf mad
Hukum Terkait
Pelajari Mad Asli / Mad Thabi'i dengan Praktik
Gabung dengan mentor lulusan Al-Azhar Cairo untuk belajar Mad Asli / Mad Thabi'i secara langsung. Koreksi makhraj, praktik bacaan, dan tanya-jawab interaktif.
Chat dengan Mentor